Tampilkan postingan dengan label cuap berkhasiat..... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cuap berkhasiat..... Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

yaumul utlah...

momen ini berharga kawan
ketika malam itu, kita berangkat dengan semangat empat lima menuju masjid kampus....
aura ramadhan seperti kembali,,ketika masuk ke dalam ruangan yang luas itu...hanya kita...ya hanya kita...
setelah menempati posisi yang nyaman
mulailah kita berkonsolidasi dengan ta ukhti masing- masing

momen ini berharga kawan
ketika malam itu kita mencoba melancarkan bacaan, menyamakan frekwensi, bersenandung qalam ilahi sambil melihat makna, tafsir ayat tersebut, sambil memandangi bintang-bintang, langit-langit...
hingga menyeruak asa kita, dan tak sadar air mata menetes...ya Rabb... sungguh kurang bersyukurnya kami....

momen ini berharga kawan
kita sedang mencari semangat qur'ani
kita sedang membangun ruh-ruh qur'ani
kita sedang bersiap-siap, karena ujian itu semakin dekat...

momen ini berharga kawan
ketika kau membangunkanku
untuk kembali mendekat padaNYA...
 memohon dikuatkan, dipantaskan...
untuk misi kita, misi syurga kita....

momen ini berharga kawan
ketika di subuh buta kita duduk di depan masjid
dengan pemandangan yang hebat di depan kita
kita bersaing, berlomba-lomba menerka-nerka Qalamnya
kadang ada iri yang muncul, iri yang dibolehkan
kenapa ia bisa, saya tidak....

ah...sudahlah, lomba itu bukanlah hal yang utama, yang utama adalah ukhuwah kita, semangat kita....
yang utama adalah niat kita di jalan ini....yang utama adalah misi syurga kita
foto-foto itu akan menjadi kenangan kita....jalinan tangan, canda tawa akan menjadi bumbu-bumbu manis perjalanan kita...
selamat berkarya wahai penjaga Qalam....







Senin, 14 November 2011

first step...

Berada di rumah qur’an sangat menyenangkan. Tak terasa sudah seminggu lebih saya tinggal disana. Bertemu dengan 8 orang lainnya yang unik, punya karakter berbeda ada yang sangat girly, serius, agak lebay, atlit pencak silat dll. Semoga slogan 9 matahari cocok buat kami. Bolehlah kapan-kapan saya cerita tentang mereka  di catatan yang lain...
Berada di rumah Qur’an  untuk jangka waktu yang tidak sebentar… bagi saya adalah salah satu keputusan penting dalam hidup… mungkin  tidak biasa dan banyak yang menyayangkan bagi sebagian orang yang saya ceritakn tentang hal ini, biasanya anak perantauan setelah sekolah akan kembali ke daerahnya untuk mengabdi disana, sedangkan saya justru sebaliknya akan semakin lama disini. Bagi sebagian orang yang saya ceritakan, mungkin tidak biasa merantau lagi hanya untuk belajar al-qur’an. Biasanya terasa  sangat prestisus ketika yang dikejar adalah melanjutkan S2 bahkan sampai ke luar negeri atau bekerja di perusahaan bonafit dan lain sebagainya. Semuanya benar...namun mungkin itulah salah satu sisi kehidupan saya yang menyukai hal-hal yang tidak biasa…mimpi saya yang lain pun juga ada, dan semua sudah terencana, sisa menghendaki acc dari Allah.

Flashback…
 Berawal dari kkn 2010, saya bertemu dengan seorang akhwat penghafal qur’an. Entah kenapa sejak awal saya sudah merasa frekwnsi kami sama. Dalam beberapa kesempatan saya sering menyimak hafalannya. Hingga suatu masa , saya pun punya keinginan yang sama untuk menjadi penjaga kalam.Akhirnya kami mondok di salah pesantren penghafal. Kami merasa senang berada disana, dimana setiap hari melihat santri duduk menghafal di setiap sudut pondok  membuat kami semakin termotivasi dan bersemangat, mendengar di usia yang sangat muda SMP bahkan SD sudah hafal Al-Qur’an hingga diatas 10 juz membuat saya merasa sangat kerdil dan menyesal telah menyia-nyiakan banyak waktu tanpa berintreaksi dengan al-qur’an . Tapi keberadaan kami disana hanya sebentar…..

 Ramadhan tiba…
Setelah pulang dari pelatihan technopreneurship… saya dan sahabat saya  mencari alternative lain untuk bisa tetap menghafal.. kami menjadi partner menghafal dan muraja’ah.akhirnya kami bersepakat tiap pagi bertemu di masjid apung UGM saling menyetor hafalan hingga dhuhur tiba… rasanya sangat menyenangkan sekali, kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih dua pekan sebelum saya  pulang ke Makassar…

Ba’da lebaran
Saya  kembali ke jogja untuk mengikuti sumpahan apoteker.  Saya  dikabari oleh partner menghafal saya bahwa aka ada rumah qur’an…serasa ada harapan…
Dari situ, saya selalu mendapat update berita dari partner saya itu tentang rumah qur’an, waktu pendaftaran, seleksi dan lain sebagainya,, ,Hingga  masa’ nunggu pengumuman ‘ …
Masa itu adalah masa-masa yang penuh dilemma. apakah akan bertahan disini selama waktu yang ditentukan  untuk menghafal atau tidak, bagaimana dengan keluarga, melanjutkan studi , pekerjaan, dan sebagainya, saya saat itu pasrah… apapun… saya diterima atau tidak maka itulah yang terbaik…

Sms masuk…
Aww. Dgn Berbagai pertimbangan, kami pengelola RQ  memutuskan untuk menerima ant sebagai santri mukim. Briefing santri sabtu 22 okt jam 9-10 di RQ. Mg dimudahkan tuk hadir. Jzklh.

Alhamdulillah, entah ini musibah atau rahmat, saya masih belum percaya, karena ketika seleksi saya merasa tidak bias menjawab seluruh proses seleksi  dengan baik… Alhamdulillah.
Sejak pengumuman itu, saya merevisi peta hidup.banyak rencana yang berubah...Inilah scenario Allah… dan skenarioNya selalu yang terbaik….Semoga Allah selalu menguatkan saya

Senin, 05 September 2011

halal bi halal


Kembali ke kampung halaman tentu saja memberikan nuansa yang berbeda dari hari-hari biasanya di jogja ,seperti malam tadi :  halal bi halal ..., sepertinya memang nampak kemajuan di desa  saya ini... remaja-remajanya pun sudah sadar akan pentingnya meramaikan ramadhan. Dengan mengusung tema : Lets enjoy ramadhan with islam style,  Acara halal bi halal di desa murante (nama desa saya), tergolong menarik dan mengundang decak kagum saya...acara  dimulai dari persembahan tarian anak- anak dan remaja diiringi lagu shalawat nabi dan rumput bertasbihnya opick sebagai pembukaaan acara, saya yang datang waktu itu langsung maju dari motor untuk mengambil foto mereka, kesempatan ini tidak boleh disia-siakan, batin saya...eh pas balik ke kanan, ternyata disamping saya ada evi (kakak kelas waktu tsanawiyah), senang rasanya bertemu dengan sahabat lama, kami sama-sama kaget, lalu dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol dan berakhir pada kami duduk bersama-sama dengan warga lainya di pagar orang...hehe..
Aacara dilanjutkan dengan pembacaan al-qur’an dan sari tilawah, laporan ketua panitia dan shalawat nabi oleh majelis ta’lim Desa murante, kemudian sambutan dari kepala Desa Murante. Waktu itu, sebenarnya saya juga masih menunggu firka dan fatma, untuk bersama-sama menikmati acara malam ini,ternyata mereka tidak bisa hadir,, fatma masih pusing-pusing (efek dari hamilnya ) sedangkan firka membersamai ayahnya di rumah sakit yang baru terkena musibah kecelakaan habis pulang dari shalat isya di masjid... (innalillah). Setelah tahu kabar mereka tidak bisa hadir,, ada rasa tidak enak dalam hati saya,bagaimana nanti kalo tidak ada mereka, bagaimana nanti saya malu  kalo sendiri, kalo ada temannya kan lebih merasa pede...tapi sudahlah,, tetap berprasangka baik pada Allah saja....
Sembari memikirkan hal tersebut,, tiba-tiba saya ditelpon oleh ka afdal ( ketua karang taruna Desa Murante), dan meminta saya ke belakang panggung untuk membicarakan acara selanjutnya...
Di belakang panggung sudah ada ka Afdal dan kak ita, kamipun berbincang bincang hingga diperoleh kesepakatan. Acara halal bi halal dilanjutkan dengan Fashion show semacam peragaan busana muslim oleh anak-anak usia 9-11 tahun, perwakilan dari masing masing dusun.  Melihat adek-edek iktu berlenggak- lengghok di atas panggung mengingatkan saya di masa kecil sewaktu mengikuti lomba busana muslim juga. Acara ini mampu membawa suasana menjadi muriah apalagi konsepnya dibuat seperti pemilihan putri Indonesia dicampur foto model,ada desainer dan penata riasnya (dari manohara salon) yang maju kedepan bersama semua peserta di akhir acara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan shalawat dzikir oleh pemuda-pemuda berpakaian  putih-putih (mirip jamaah majelis adz zikranya Ustad, arifin ilham ) kemudian hikmah  halal bi halal oleh ustad rahmat SE dari Makassar. Kedua acara ini hanya bisa saya saksikan di belakang panggung dan  tidak terlalu fokus menikmatinya,...
Kemudian acar dilanjutkan dengan qasidah modern oleh remaja putri desa murante. Mereka menari dan bernyayi dengan sangat pede,, ,menjadi sajian menarik setelah sebelumnya para penonton diajak serius dengan dzikir dan ceramah....
Nah, tibalah giliran saya, membacakan pengumuman pemenang lomba,, semua nominasi pemenang (aduh, malu...batin saya). Padahal sebelumnya bukan saya saja sebenanrnya yang mengumumkan tetapi  ada firka dan teman- teman  yang lain. Konsep acara pada awalnya mau dibikin seperti pagelaran panasonic award, jadi ada yang membacakan nominasi pemenang untuk masing masing kategori lomba. Oh ya,, lombanya ada lomba peragaan shalat, hafalan surah pendek,  ceramah agama, busana muslim, kontingen peserta berasal dari masjid-masjid yang berasa di dusun murante.
Lanjut cerita, karena adanya kecelakaan bapaknya firka, teman-teman yang lain tidak mau membacakan dan akhirnya jadilah saya sendiri yang membacakan. Bismillah...inilah pertama kalinya saya tampil di depan warga desa murante...
 Tibalah di akhir acara, salam silaturahmi, saya pun ikut salaman dan bertemu dengan guru-gur u SD,dan  bapak kepala desa,. Salah satunya pak Halking, yang dulu mengajari saya agama waktu SD, yang dulu juga pernah membuat saya menangis jika mendengar kisah neraka dan nabi- nabi dari beliau, beliau juga muballig desa ini yang ketika mebawakan ceramah, sangat mengesankan. Kami bercakap-cakap dan saya lebih banyak tersenyum ketika belaiu mengatakan tidak mengenal saya, sekarang sudah besar, sudah cantik (sambil tersipu) dan berbeda dengan saya  waktu kecil ( ya iyalah...pak^^). Selanjutnya , saya juga bertemu dengan kepala desa baru (pak Harun) dan berbincang-bincang dengan beliau hingga kami meninggalkan tempat
Acara malam ini cukup meriah, saya berpikir,kenapa dulu waktu saya masih remaja disini, acara seperti ini tidak digalakkan,,, tapi syukurlah anak- anak muda sekarang di desa murante sudah peduli dan kompak....Acara  selesai jam 11.30an....alhamdulillah..

Sabtu, 26 Maret 2011

merapi,,riwayatmu kini





Alhamdulillah,,, sabtu pagi yang menyenangkan, mengapa???karena aku diberi kesempatan lagi menginjakkan kaki di lereng merapi, tepatnya di kinahrejo, derah yang berjarak 4 km dari puncak merapi. Setelah cukup lama muter-muter mencari dimanakah wisata vulcano itu berada, akhirnya aku dan kedua temanku, ike dan mb evi sampai juga ke daerah yang kurang lebih 4 bulan yang lalu menjadi pusat berita top news di Indonesia...

Ya, ternyata, daerah itu adalah daerah yang tidak asing bagiku, selama di jogja sudah 3 sampai 5 kali kesana, ya itu daerah dimana aku pernah mengikuti outbond, membuat outbond, masa-masa infusa kmmf, mencari tumbuhan penelitian dll,, sepanjang perjalanan aku serasa menapaki kilas balik 3 tahun yang lalu, dulu daerah ini begitu rimbun, penuh dengan pepohonan hijau nan memukau, namun sekarang, tempat itu hanya bersisa jurang dan tebing, pohon rimbunnya sudah berkurang bahkan menjadi gersang....

sesampainya kami, daerah itu sudah dipenuhi pengunjung, udara dingin terasa sekali, bahkan wajahku juga terasa dingin. namun hal itu tidak menngurungkan niat kami untuk berfoto dan mencari rumah mbah maridjan, sosok yang terkenal sebagai juru kunci gunung merapi...
setelah puas mengabadikan apa-apa saja yang indah pagi ini, kamipun bergegas pulang dan berencana makan coto makassar plus pisang ijo^^

yup,, perjalanan pagi ini menyenangkan sekali dan membuatku semakin kagum akan kebesaranNYA,,,waktu adalah hal yang sangat penting

Jumat, 07 Januari 2011

Peristiwa 2010 paling diingat….^-*


Januari

Seperti biasa,, ,, aQ menghadapi UAS kemudian libur semester. Libur kali ini dinikmati dengan LPJ AAI, Responsi dan penutupan AAI.

Februari

Masih melanjutkan kegiatan per”AAI”an

Maret

Pulang kampoeng…hehe…birrul walidain, ketemu kaum kerabat

April-Mei

KKN di daerah Gunung kidul,mendapat tempat di sub unit bejono. Sebuah dusun nan asri dan menyenangkan. Warganya ramah…adek-adeknya lucu…sweet memories^^

Alhamdulillah segala puji dan syukur hanya miliknya. Saat KKN, Aku dipertemukan dengan teman-teman hebat. Dan ku pun memetik hikmah mengapa Allah belum mengijinkanku kkn antar semester dulu…Ternyata dunia tidak selebar daun kelor. Kemana saja ka …selama ini??

Juni-Juli-Agustus

3 bulan untuk ngebut skripsi…pendadaran…seminar. Maju…revisi…ngetik…baca buku ini itu terkait mikrobilogi…dan Alhamdulillah tanggal 24 Agustus 2010…

A.Eka Purnama Putri S.Farm^^

September

Mulai kuliah profesi apoteker…penampilan lebih formal ^_*,,,seakan memasuki dunia baru…ku mulai merasa euforia dengan dunia farmasi dan pelayanan. Selain itu , mulai bergabung dengan comdev bejono,,, dan menikmati jamuan Allah..ramadhan euy,,, apalagi ibu datang ke jogja, jadi lebih berarti

Oktober

Masih sibuk profesi dan comdev bejono

November

Gunung merapi meletus,,sempat panic dan bingung, apalagi ceremonial wisuda dibatalkan. UGM pun libur…dan aku akhirnya jadi relawan.

Desember

Mulai kursus bahasa arab,,, masih profesi, sebentar lagi ujian

Selama tahun 2010,, Alhamdulillah target utama tercapai, yaitu lulus dan ikut profesi apoteker….

Kenangan yang paling istimewa : masa-masa KKN^^

Sekarang 2011..ehm..ehm…Ya Rabb Rencanamu dulu barulah rencanaku…aku manut^^

Selasa, 21 Desember 2010

Dedicated to my beloved brother....

Adikku.........

Tahukah kau

Hatiku serasa tersayat melihatmu seperti ini...

Ada rasa bersalah dan malu teramat sangat

Jika melihatmu seperti ini

Hatimu begitu keras untuk melakukan kebaikan..

Ku ajak kau untuk ikut melangkah menapaki jalan iman bersama

Namun seperti masuk ke telinga kanan keluar ke telinga kiri

Adikku...

Aku sangat menyayangimu

Dan hanya ingin melihatmu bahagia..

Aku hanya ingin kita bersama selamat di dunia ini

Dan berkumpul di surganya kelak..

Adikku

Segala hidayah hanya milikNYA

Itu kuyakini benar...

Setiap manusia punya prosesnya sendiri-sendiri

Ku sadari itu...

Namun terkadang ada rasa sedih, sesal, berdosa dan malu pada diri ini

Jika dalam keseharianku aku mengajak orang lain menuju iman

Namun engkau justru semakin menjauh

Adikku....

Aku menyadari belum bisa jadi kakak yang baik bagimu...

masih sering bertindak emosi dan kekanakan menghadapimu..

Penuh dengan kekurangan dan kelemahan...

Dan masih perlu banyak bersabar dan bersabar

Namun dengarlah wahai adikku...

Sekali lagi ku hanya ingin engkau selamat

Dari fitnah dunia yang melenakan..

Dari ujian hidup yang selalu silih berganti

Aku hanya ingin engkau mengenalNYA

Semua ini untuk kebahagianmu adikku

Adikku....

Maafkan kakakmu ini

Karena mungkin setiap usahaku untuk memperkenalkanmu pada islam serasa seperti gangguan pada kebahagiaan fanamu...

Adikku...

Jika ditelusuri

Mungkin lingkungan desa kita yang kekurangan sosok teladan

Sehingga engkau cenderung seperti ini

Mungkin pula asuhan yang selalu memanjakanmu

Atau mungkin juga aku dulu sering cuek dengan segala kekhilafanmu

Tapi sekarang...aku ingin sekali kau berubah...melakukan hal yang bermanfaat minimal untuk dirimu sendiri

Aku ingin engkaupun merasakan nikmatnya iman itu dan dengan kekuatan tekad berkata

:”saksikanlah aku sebagai seorang muslim”

Dosenku bernama pak sampurno...

Tergelitik hatiku ingin menulis tentang beliau setelah 2 hari mengikuti training kepemimpinannya. Alhamdulillah puji syukur pada Allah SWT yang memberikan ku kesempatan untuk mengikuti training yang good ini...sebuah training dimana hanya beliau sebagai pengisi acara, pemberi dana (gratis dan ada makan siang, snack pula), pemberi sertifikat lagi. Berbeda jauh dengan kami para mahasiswa yang harus menyusun panitia pelaksana untuk mengadakn sebuah training^^

Dulunya hanya mendengar nama beliau sebagai kepala badan POM. Bangga juga rasanya kuliah di Farmasi UGM dimana salah satu alumnusnya yaitu pak sampurno bisa jadi kepala badan POM RI. Apalagi diberi kesempatan diajar olehnya. Yup,, aku mulai diajar beliau pada kuliah kewirausahaan saat semester tujuh. Kemudian di jenjang profesi pada mata kuliah manajemen pemasaran farmasi. Selain itu juga, beberapa kesempatan aku dan teman2 tim menjadikan beliau pembimbing lomba bisnis yang kami ikuti.

Beliau sering menceritakan kisah-kisah orang sukses dan memberikan motivasi pada kami di kelas. Bahwa kerja keras adalah penentu keberhasilan, bahwa bersungguh-sungguh adalah kunci kesuksesan,membuatku semkin tersadar akan nikmat yang belimpah selama ini terhadapku tidaklah menjamin kesuksesan jika kita tidak menggunakannnya untuk berusaha.

Masa sekarang memang berbeda dengan masa lalu. Dulu,, untuk kuliah saja perjuangannya subhanallah, ada yang kuliah sambil kerja, ada yang harus ngutang untuk bayar SPP, ada yang kuliah dengan peralatan seadanya dll sebagainya. Berbeda sekali di masa sekarang, dimana kehidupan semakin mudah dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun hal tersebut membuat kita terlena, akibatnya perjuangan dan kerja kerasnya sangat berbeda untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

Entah kenapa, setelah mengikuti kuliah beliau , ada saja ilmu dan motivasi baru yang kudapatkan. Seperti ada gairah baru untuk menjadi the new person. Apalagi mengingat sebagin dari kisah hidupnya, beliau sewaktu kuliah termasuk seorang aktivis kampus (ketua Bem),dan disamping harus mengikuti kuliah dan praktikum masih harus bekerja untuk biaya kuliah. Hal inilah yang membuat beliau sudah terlatih melakukan manajemen waktu dikala muda sehingga terbuktilah hasilnya saat ini. Beliau menjadi orang sukses, pemimpin yang bijaksana dan tidak enggan berbagi ilmu dan motivasi pada kami.

Selain training kepemimpinan, beliau juga membantu mahasiswa mahasiswa yang ingin masuk perusahaan tertentu sebagai rekomendator. Di sela kesibukannya, beliau masih menyempatkan diri mengisi kuliah online... sebuah metode kuliah yang spektakuler menurutku....

Sungguh banyak teladan yang dapat dipetik dari sosok pak Sampurno yang sederhana, namun memiliki kharisma dan pengaruh yang kuat dari kata-kata beliau yang memotivasi dan menyemangati...salah satu sosok luar biasa yang kutemui di dunia ini

Terimakasih banyak pak sampurno....

Semoga Allah memuliakanmu di dunia dan di akhirat pak...^^.

Senin, 13 Desember 2010

cinta berkawan


Seutas tali memadu simpul tawamu duhai kawan
Simpulnya jatuh dipelupuk nurani yang tertambat cinta
Cinta berkawan bersama nikmati semusim masa

Disela kehangatan berkawan adalah aku pandang
Satu persatu garis wajah duhai kawan penuh harapan
Andai saja slalu bersama setiap masa sehati

Reff :
Suratan Tuhan kita disini menapaki cerita bersama
Cinta berkawan karna sehati dalam kasih Illahi
Tepiskan hal yang berbeda agar kisahmu teramat panjang
Simpan rapi harapan berkawan selamanya..

(edcoustic....sebuah lagu yang sering menemaniku ngetik di malam hari)

Sabtu, 13 November 2010

hadiah dari lereng merbabu

Tepat jam 13.00, mobil ambulans dengan atribut relawan masjid tiba di posko pogungrejo. Sy pun segera bersiap-siap untuk ikut bergabung dengan tim relawan. Terus terang selama sepekan jaga di pogung rejo,terbesit rasa jenuh juga. Untungnya septi (teman kampus) mengajak ikut posko kesehatan di magelang. Dan sayapun menyambutnya dengan rasa senang.

Tim relawan kali ini ada 8 orang: saya dan septi (farmasis), dewanto dan adit( dokter),mas fikri dan agus (relawan masjid jogokariyan), mb nurul dan ibunya indri (perawat). Perjalanan cukup jauh, sekitar 1 jam lebih,sesampai di daerah magelang kami memasuki “Grey area”, banyak ponon yang tumbang, patung-patung dan rumah warga tertutupi abu.Lalu, mobil pun memasuki daerah dataran tinggi di lereng gunung merbabu tepatnya daerah ketep. Dulu d daerah ini ada pertanian strawberry, namun sekarang pertanian tersebut rusak akibat abu vulkanik merapi. Pada Ketep Pass, kami mampir sebentar untuk melihat gunung merapi yang jaraknya hanya 13 km. Awan panas terlihat sangat jelas menyembur pada puncak gunung merapi. Kesempatn ini pun digunakan untuk “foto2” walau suhu sekitar terasa lebih dingin. Setelah puas menikmati suasan di puncak ketep, kami melanjutkan perjalanan ke desa yang dituju. Sy lupa nama desanya, yang jelas berada di lereng gunung merbabu.desa btersebut juga tertutup abu vulkanik merapi. Menurut cerita, rata-rata pendidikan masyarakat di tempat ini adalah sekolah dasar (SD), SMP adalah tingkat pendidikan tertinggi. Setelah menunaikan shalat ashar, kamipun segera beraksi, membuka posko kesehatan di masjid An- Nur.Warga mulai berdatangan dan beberapa saat saja, di dalam masjid sudah penuh dengan warga. Warga disana disana sangat antusias dengan kegiatan ini.

Desa ini, walaupun terpencil, tapi warganya taat beribadah. Boleh dikatakan masjid an- Nur merupakan salah satu bangunan terbagus diantara bangunan lain di desa ini. Apalagi kebiasan shalat berjama’ah sering berlangsung disini. Beda sekali dengan di kota kota besar, dimana masjidnya bagus tapi sayang, masih sedikit yang sadar untuk memakmurkan masjid.

Sekitar 2 jam, pelayanan kesehatan berlangsung, dan terasa sangat crowded. Setelah pemeriksaan tekanan darah, para pasien segera memeriksakan diri ke dokter lalu ke farmasis. Boleh dikatakan wilayah farmasis menjadi favorit. Kami seakan-akan seperti selebriti, dikerumuni para warga. Apalagi ketika ada satu yang minta OTC, yang lainpun juga akan meminta. Resep-resep terus berdatangan hingga selesai. Bahkan obat-obat OTC seperti salep, komix habis dibagikan. Sy sendiri merasa kurang optimal dalam memberikan konseling obat, apalagi mungkin saja ada kendala bahasa dengan warga yang notabenenya jawa asli.

Pyuhhh, akhirnya selesei juga…setelah shalat magrib, kami berkunjung ke salah satu rumah warga untuk istirahat sebentar, dan makan siang dirapel malam^^. Pantas saja, mb dan mas relawan masjid tadi mempersilahkan kami makan dulu sebelum beraksi, karena memang akan cukup kewalahan juga. Setelah selesai, kami pamit pulang ke jogja.

Sepanjang perjalanan pulang saya tertidur, dan baru bangun kembali setelah sampai daerah jogja, yang saya rasa cukup cepat juga. Ternyata mobil sengaja dibunyikan sirine supaya mobil bisa melaju lebih cepat.setelah sampai di daerah Jl.palagan, kami mampir makan lagi di warung makan, malam ini saya makan 2 kali^^

Waktu sudah menunjukkan jam 8.40, sy dan septi turun di daerah pogung rejo untuk mengambil kendaraan dan pulang, sedangkan teman yang lain melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing.

Hap…hap… perjalanan hari ini cukup menyenangkan dan memberikan pengalaman yang mengesankan.

Kamis, 16 September 2010

si Putri belajar menulis part 2

Suasana kelas begitu tenamg, murid-murid duduk rapi mendengarkan celoteh wanita separuh baya yang dikenal sebagai guru bahasa Indonesia. Ditengah-tengah suasana transfer ilmu itu tiba-tiba-

”selamat pagi bu! Kata pak andi sambil mengetuk pintu

“oh pak andi, ! wanita yang sering dipanggil dengan bu Surati itu menghampiri pak andi

Mereka melakukan percakapan, namun kurang terdengar karena frekwensi suaranya kecil seperti berbisik-bisik.

Aku masih berada di luar ruangan itu, menunggu dipanggil masuk. Selang beberapa waktu, pak andi keluar dan menyuruhku masuk.

Masuklah nak! “ kata pak andi, beliau mengantarku bertemu dengan bu surati dan berjabat tangan dengannya.

Bu surati lalu mempersilahkanku memperkenalkan diri setelah sebelumnya memberi pengumuman kepada murid-murid.

Aku menatap mereka dan dengan mantap berucap sambil tersenyum

”Assalamualaikum, Perkenalkan nama saya Putri Rana Ridwansyah, Senang berjumpa dengan teman-teman semua, semoga kita bisa menjadi teman yang baik”

Setelah memperkenalkan diri, aku disuruh duduk di bangku kosong yang terletak di tengah bangku kedua dari depan. Bu Suratipun melanjutkan pelajaran.

Setelah selesai pelajaran, saatnya berkenalan dengan teman-teman sekelas, ada beberapa murid yang telah aku kenal sebelumnya, diantaranya silfi, gadis berkuncir kuda yang menyapaku pagi tadi dan rico cowok murah senyum yang menemaninya waktu itu, dia juga menjabat sebagai ketua kelas. Ada juga ani dan mita yang kukenal sejak lomba cerdas cermat sewaktu SD, dan satu lagi irvan, om dari sepupuku, kebetulan seumuran. Irvan sering datang di kompleks perumahanku, wajar saja, beliau sering mengunjungi keponakannya. Dikelas ini, mayoritas perempuan, sedangkan kaum lelaki bisa dihitung jari. Selain aku, ada satu gadis lagi yang berjilbab, namanya kunti.

Sikap ramah guru-guru dan teman-teman,membuat hari pertamaku masuk sekolah begitu menyenangkan. Suasananya sangat berbeda dengan suasana sekolahku dulu. Sepertinya aku menemukan energi baru untuk serius menuntut ilmu. Suasana persaingan cukup terasa di kelas ini.

Selang beberapa hari, tak terasa sudah 1 pekan aku pindah ke SMP 1 Budi Mulia. Berangkat ke sekolah dengan angkot dan jalan masuk ke sekolah yang berjarak dua kilo sudah menjadi kebiasaan tiap pagi, sekalian olahraga menurutku. Selama itu pula, aku cukup terkenal di sekolah ini sebagai siswa baru di kalangan guru maupun siswa. Pernah suatu ketika aku terlambat datang, dan melewati guru yang sedang mengawasi kerja bakti, tak sengaja guru-guru itu berkata yang kurang lebih seperti ini” coba lihat, itu kan anak baru, kelas 2 A kok telat”, sungguh malu aku saat itu. Ketika di perjalanan, masih sering kudengar celetukan ”eh ada anak baru”, dikantin juga seperti itu,apalagi ketika berjalan di sepanjang lorong sekolah yang terdiri dari beberapa kelas, mereka masih juga membicarakanku sebagai anak baru. Namun, aku menghadapinya dengan senyuman saja, dan hasilnya tak jarang dengan begitu kami akhirnya berkenalan. Dikelas beda lagi, aku sudah punya julukan baru, Ms. Smile, karena suka sekali senyum. Selain itu, julukan ini juga untuk menjodohkanku dengan Rico, Mr. Smile. Namun, karena sudah dari sananya kami tipe-tipe manusia yang mahal sekali untuk marah, maka hanya senyum-senyum saja ketika dijodoh-jodohkan, toh nggak ada apa-apa.

To be continued.


Senin, 13 September 2010

si putri belajar menulis part 1

Di Pagi yang cerah itu, Aku masih menunggu di depan ruang guru, menunggu seseorang. terlihat para siswa masih berlarian mengitari lapangan dengan pakaian olahraga, ada juga yang bermain di depan kelasnya, mungkin guru mereka belum datang atau kelas kosong.. Sambil memandangi mereka, tiba- tiba ada gadis berkuncir kuda dan laki-laki disampingnya menyapaku..

Gadis itu : hai, anak baru ya?

Aku sambil tersenyum mengatakan “iya, .

dia langsung mengulurkan tangannya sambil berkata

“namaku silfy”

“rico …” teman disampingnya turut memperkenalkan diri

“Putri….” Jawabku singkat sambil tersenyum

“lagi nunggu siapa?

“Pak kepala sekolah”..

“kalo gitu, kami lari lagi ya..senang berkenalan denganmu” kata silfi ramah, kembali melanjutkan larinya bersama rico,

Setelah beberapa menit berlaru dari arah yang berbeda, tampak laki-laki tua berkacamata dan mengapit buku dan map menuju ruang guru, setelah sampai, berucap...

“Putri Rana Ridwansyah?”

Iya, pak…!!jawabku sambil tersenyum

“ kelihatan dari senyumnya mirip pak ridwan…”,

“Ayo masuk, saya pak andi, wakil kepala sekolah disini”

Akupun masuk keruangan kepala sekolah. Disana tertatat buku-buk dan piala-piala penghargaan sekolah, beliau pun menanyakan beberapa hal padaku. Selalng beberapa waktu’

“ Nak, kamu di kelas 2A ya”, kata pak andi

Aku pu manggut saja saat itu.

“ Ayo, saya antar ke kelasnya?

“Baik pak !!”, jawabku.

Pak andi jalan didepanku, kami melewati lapangan yang menjadi pusat segala kegiatan siswa. Hampir sampai di depan kelas, anak-anak dari kelas 3A melihatku dan celetuk

“eh…ada anak baru, anak baru!!!”,spontan semua temann-temannya melihatku juga mendengar mereka, aku malu sekali waktu itu, akhirnya kutundukkan kepalaku.

Melihat kelakuan mereka, pak andi dengan tegasnya menyuruh mereka masuk.

Tak sampai disitu, mereka pun masih melihatku dibalik jendela, aku masih mennudukkan kepala karena malu hingga sampai di depan kelasku (kelas 2A).

Kelas dua A yang katanya kelas anak-anak cerdas ,teladan dan andalan. Biasanya kalo ada perlombaan sekolah, wakil sekolah, dipilih dari kelas ini. Sekolah ini terdiri dari 3 tingkat, dimana tiap kelas terdiri dari A-F, kebetulan kelas 2A termasuk dalam kelas terbaik, singkatannya saja A: Andalan.

(to be continued)


Sahabat KKN ku…



Alhamdulillah, tak pernah terbesit dalam diriku kalau akan seakrab ini dengan mereka. Dipertemukan di KKN BEJI dan di dusun Bejono. Kami dengan personel 8 orang dan dengan karakter yang berbeda- beda, namun setelah kkn ukhuwahnya masih bisa terasa . meraka adalah:

  1. Wanodya Asri Kawentar

Gadis yang gemulai, namun bisa memaksa secara halus. Beliau teknik fisika UGM dan sekarang sudah kembali ke Jakarta untuk melanjutkan hidupnya. Beliau sangat patuh kepada ibunya, pandai memahami orang lain. Dulu aktif di BEM dan SKI di fakultasnya.

  1. Yoshinta Nikentari

Gadis pondok pesantren asma amanina sehingga punya pengetahuan agama yang cukup tinggi. ORangnya kritis, tidak bisa langsung menerima suatu keputusan, pendengar yang baik, . Dulu sekjend JMF

  1. Lutfia indriyani

Teman kelasku di farmasi UGM. Walaupun sudah 3 setengah tahun mengenalnya, namun aku baru mengenal betul sosok sahabatku ini di masa KKN. Dia punya watak keras, pemikir strategis, namun manja . Tapi aku sangat berterimakasih padanya, karena bisa barengan pulang pergi ke kampus untuk kuliah.dia kawan yang baik. Dulu jadi PH Jamaah shalahuddin bidang media.

  1. Muhmmad Aziz sandriya

Beliau menjadi kormasit kami. Maz asis sapaaku padanya. Beliau memiliki karakter polos, suka membantu dan agak gak jelas. Kuliah di Sospol UGM.

  1. Fajar Inggit Pambudi

Kuliah di Kimia UGM, sepetinya punya posisi penting di Organisasi berbau akademik di kampus. Setahuku dulu aktif di LSIS. Tak heran kalau kadang idenya jenius, dan rajin belajar. Kata-katanya cukup tertata.

  1. Sendi siswoyo

Mas sendi berasal dari kendari,sama denganku berasal dari Celebes Raya. Selama KKN, temanku satu ini cukup sibuk dengan skripisnya. Dan Alhamdulillah sekarang sudah selesai. Beliau cukup peka dengan keadaan sekitar, suka membantu juga.

  1. Guntoro

Kami memanggilnya pak gun. Awal KKN saya sering sebel dengan beliau, karena sikapnya yang menurutnya kurang bisa bekerjasama dalam tim. Namun, setelah lama mengenalnya, baru tahu kalo beliau seorang konseptor yang baik, dan juga kadang mengajarkan kami kebaikan dengan cara yang tidak biasa. Pak gun sudah beristri sehingga pemikirannya memang lebih dewasa dan terkesan kebapaan.


Itulah personel bejoners, biasa disebut bejoyess, supaya selalu bejo dan bejono asri….

Keep ukhuwah^^

Senin, 26 Juli 2010

Aku dan adek-adek Bejono…







Siapa sangka, mereka sudah memikat hatiku. Dalam KKN, sudah lumrah jika kita ingin memasukkan program, maka dilakukanlah pendekatan forum-forum warga , begitupun dengan kami, mulai memasuki TPA, tempatnya anak-anak mengaji. Disana saya mulai mengenal adek-adek itu,, ada isna, novi, lia, wahyu, nanang, riki, riko, tika, yuda, dll. Dengan sikap polos mereka dan senyum mereka membuat hatiku senang. Untuk itulah setiap selasa, kamis, sabtu dan ahad, aku menyempatkan diri untuk mengajar mereka….atau sekedar duduk-duduk berbinang-bincang dengan mereka, bahkan aku ikut permainan anak kecil itu layaknya anak kecil,hehehe….main tali, main lompat batu, main kucing-kucingan dll. Banyak sudah pengalamanku dengan mereka,, jalan-jalan ke samping balai dukuh, menanam toga, bernyanyi bersama, belajar computer bersama dan banyak lagi yang lain.

Entah kenapa hingga kkn berakhir, aku selalu antusias jika ada teman yang mengajak ke gunung kidul. Kangen mereka, bahkan cerita-cerita tentang mereka sering aku bagi dengan teman-teman di jogja…senyum dan kepolosan mereka ditengah keterbatasan membuatku semakin bersyukur dengan apa yang kudapatkan hingga saat ini…….

Dulu juga , ketika masih usia SD, aku pernah bergaul dengan kakak-kakak KKN dari UNHAS. Ada dua kakak yang sampai sekarang masih aku ingat, namanya kak agus dan kak ratna, namun sayang wajahnya sudah samar-samar dalam benakku. Satunya putri berambut pendek,dulu beliau mendampingiku menjadi dokter kecil, aku sering ke rumah pondokan kkn waktu itu untuk sekedar berbincang-bincang dengannya. Kalo kak agus, beliau yang mengajariku berpuisi denga indah. Setiap sore kami latihan berpuisi dengan perasaan, dengan bahasa tubuh hingga hari pentas itu. Hari perpisahan dengan mereka, aku tidak bisa menahan tangis apalagi aku memang tipikel anak cengeng waktu kecil^^

Jumat, 28 Mei 2010

puisi sang habibie...

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,

dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,

Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,

Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,

calon bidadari surgaku ....

BJ HABIBIE

Senin, 15 Maret 2010

berkenalan dengan lidah



Lidah ,,,

sebagian besarnya terdiri atas otot. Permukaan atasya dilapisis selaput lendir yang ditutupi ribuan tonjolan yang disebut papillae. Papillae ini terdiri atas 3 jenis menurut bentuknya yaitu berbentuk jamur, jari kelingking, dan jempol kaki. Di dalam papillae ini terdapat rangkaian kompleks saraf yang membentuk alat indra pengecap dan indra peraba.


Lidah dapat menjadi cermin kesehatan. Pada umumnya, dokter akan memeriksa lidah pasien, sebab penyakit tertentu akan mengubah warna lidah. Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda dan lembut.
Coba perhatikan dan rasakan dengan seksama pergerakan-pergerakan yang dilakukan oleh lidah sewaktu berbicara. Pergerakan lidah ini begitu rumit sehinnga mereka yang pandai berkata-kata terutama dalam perdebatan disebut ‘pandai bersilat lidah”. Dengan mencoba mengunyah makanan tanpa menggerakkan lidah seseorang akan lebih menghargai fungsi lidah, dalam membantu gig mengunyah makanan secara merata dan seksama. Bahkan, akan lebih menghargai lagi jasa pelayanannya dengan mencoba menelan makanan tanpa menggunakan lidah.

Organ tubuh yang serba guna ini juga berfungsi sebagai pelindung. Lidah mudah terbakar oleh makanan dan minuman panas sehinnga secara otomatis tubuh akan menolaknya sebelum sempat masuk dan merusak bagian tubuh yng lebih dalam. Lidah juga sangat peka terhadap makanan yang telah basi atau busuk. Banyak dari racun makanan terasa pahit sehingga akan membuat seseorang langsung memuntahkan makanan ini sebelum sempat mencelakakan tubuhnya.

Walaupun tampak sederhana, menelan adalah serangkaian proses yang sangat rumit. Sewaktu menelan, bagian depan lidah akan menekan langit-langit mulut lalu diikut bagian yang lebih belakang. Pergerakan ini akan mendorong makanan menuju saluran makanan yang bermuara di lambung. Menelan adalah serangkain proses rumit yang diatur oleh syaraf dan dilaksanakn oleh otot yang tersusun secara kompleks. Setiap orang terampil menelan bahkan sebelum lahir. Ini menunjukan betapa pentingnya keterampilan seseorang dalam menelan. 

Lidah bagaikan pesilat yang tak kena lelah yang senantiasa bekerja melakukan gerakan jurus-jurusnya dengan mahir sepanjang hari, sewaktu kita berbicara, makan dan minum. Kemahiran pesilat ini benar-benar di uji sewaktu kita sedang mengunyah makanan. Sebab , salah bergerak berarti terjepit oleh musuhnya yaitu gigi yang selalu mengancamnya dari kiri, kanan, dan dari depan. Dengan jarangnya tergigit berarti lidah benar-benar pesilat yang luar biasa mahir.  

Jumat, 12 Maret 2010

Bersin, batuk dan beringus...




Untuk mengeluarkan kuman dan kotoran yang berhasil masuk ke dalam hidung, maka tubuh melakukan dua cara yaitu:
1. Dinding ronnga hidung akan mengirim berita ke otak bahwa sejumlah kotoran yag sedang dalam perjalanan menuju paru-paru sehinnga harus diusir dengan segera. Kemudian, otak akan memerintahkan tubh untuk mengusir keluar seluruh udara yang ada dalam paru-paru dengan cara bersin. Oleh karena kecilnya lubang hidung, udara yang keluar sewaktu bersin bisa mencapai kecepatan 950 km/jam.
2. Dinding rongga hidung akan membengkak karena jumlah darah yang mengalir ke hidung akan meningkat. Ini diperukan agar lebih banyak serdadu tubuh yang dapat dikirimkan ke sana untuk memerangi kuman yang telah datang menyerang. Produksi lender pun akan ditingkatkan untuk”menghanyutkan” kuman tersebut. Pada saat itu hidung akan memerah, mulai agak tersumbat, dan lender yang sekarang kita sebutingus akan mengalir terus menerus

name inside....

Jam 3 hari ini, iseng-iseng aku nonton acara tetesan qolbu di TV one.. sedang bahas rahasia dibalik nama., hmmm…
Cukup menarik, dan memacu otakku untuk berpikir...
Ada apa sebenarnya di balik nama ini di bawah ini:

A. Eka Purnama Putri.

A:
Terus terang, aku jarang sekali menyebut kepanjangannya ketika memperkenalkan diri. Wajar kalo banyak yang nanya ,”A..nya apa…??”.langsung aja aku ngeless “ada dehhh”.
Tapi di blogku, aku akan memberitahu semuanya.

A kepanjangan dari Andi, sejenis makanan, eh salah..maksudnya gelar kebangsawanan daerah sulawesi selatan. kata orang sih darah biru, tapi darahku nggak biru tuh...hehe...

Terus terang, walaupun dimata dunia, gelar tersebut memiliki tempat yang baik dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, namun aku sendiri tidak terlalu mempermasalahkannya. Bahkan kalau gelar itu tak ada tak apa2...
Hanya saja, ada kekhawatiran, karena status yang masih murni, berasal dari 2 keluarga bangsawan, maka untuk menjaga kemurnian, maka calon pasangan juga harus bangsawan.
Semoga saja tidak begitu, bagiku bangsawan atau tidak, tidak masalah...
Hanya berharap imamku kelak adalah orang yang kaya dong....

Kaya’ nabi maksudnya,hehe^^

Eka:
beralih ke kosakata kedua, eka berasal dari bahasa sansakerta yang artinya satu. Bisa jadi karena aku anak pertama atau cucu pertama. Nama eka cukup banyak di Indonesia, yah, pasaran lah...
apalagi di SMAku dulu, ada 2 eka (eka oppeng dan eka belopa(ini aku)). Kadang kami dijadiin candaan teman-teman jika sedang mengerjakan rumus fisika khususnya energi.

EK1 + EK2=........

Satu lagi yang unik dari nama ini adalah memiliki makna ambigu, bisa pria atau wanita, jadi wajar jika ada yang sms maz eka,,hehe..

Purnama :
Dari namaku yang lengkap, bagian purnama yang paling aku suka. Kata ibu sih, nama itu ada karena semalam sebelum aku lahir, ibu melihat bulan purnama. Ku masih ingat waktu sma juga, untuk membedakanku dengan eka oppeng, guruku sering bilang ”eka purnama”.hmmm, like this....
Kata teman juga, mukaku bulet bulet kayak bulan, iya poh....?!?
Jadi cukup menggambarkan kenapa ada purnama

Putri:

I am a princess??? maybe...

Atau

Putri, jangan menangis…
Hapus air mata..
Blabala...(jikustik mode on...)

Bukan itu semua....
Selain karena saya wanita, putri juga nama ibu. kenapa bukan ayah ya...
Terus terang saya tidak tahu...

Nama ku A.Eka Purnama Putri,. Hmmmmmmm,,,
Cukup bangga dengan nama itu,, walaupun sebenarnya sih, pengen nama yang lebih islami...tapi masih bisa diwujudkan pada keturunan A. Eka Purnama Putri berikutnya....

Sabtu, 23 Januari 2010

Kapurung...hmm...ma..nyusss


KAPURUNG adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran. Meski makanan tradisional, Kapurung mulai populer. Selain ditemukan diwarung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri namaKAPURUNG ini sering juga di sebut PUGALU.

RESEP MASAKAN KAPURUNG (KAPURUNG) Bahan:

  1. 200 gram tepung kanji(resep asli sagu)
  2. Seikat daun kacang muda, buang serat tengahnya
  3. Seikat kacang panjang, potong 3 cm
  4. 100 gram jagung manis
  5. 500 gram fillet ikan tuna segar
  6. 5 buah jeruk limau, ambil airnya
  7. Air dan garam secukupnya

Bumbu sambal:

  1. 2 sendok makan bubuk cabai
  2. 2 buah tomat
  3. Garam dan gula secukupnya
  4. 2 buah jeruk limau, peras ambil airnya
  5. Ulek cabai, tomat, garam lalu aduk rata dengan air perasan limau

Cara Membuat Resep Masakan Kapurung I:

  1. Campur tepung kanji dengan air hingga encer, masukkan garam secukupnya.
  2. Didihkan sambil terus diaduk hingga masak.
  3. Tambahkan air lagi jika perlu. Siapkan baskom yang diisi dengan air masak secukupnya (supaya tidak lengket)
  4. Saat masih panas, gunakan 2 sendok untuk mangambil kanji yang sudah masak segera masukkan kedalam baskom yang sudah diberi air. Lakukan hingga adonan habis.

Cara Membuat Resep Masakan Kapurung II:

  1. Setelah dicuci bersih, rebus daun kacang panjang hingga masak dengan air kira-kira 1 liter.
  2. Setelah masak masukkan kacang panjang dan jagung manis.
  3. Lalu masukkan fillet tuna segar, aduk hingga semuanya masak.
  4. Masukkan perasan air jeruk limau dan garam secukupnya. Aduk hingga semuanya masak.
  5. Setelah sayuran masak, tuang kedalam baskom yang berisi adonan kanji tadi, aduk rata. Siap dihidangkan saat masih panas, Letekkan sambal diatasnya.

rasanya, hmm.. enak, kayak seafood , seger, pedes, kalo aku paling seangan makan kapurungnya dulu, kemudian kuahnya yang penuh sayur ditambahin nasi, kemudian dimakan dengan ikan bakar...
hmmmm,,, sruup sruupp....
sedapp..
sehat...