Adikku.........
Tahukah kau
Hatiku serasa tersayat melihatmu seperti ini...
Ada rasa bersalah dan malu teramat sangat
Jika melihatmu seperti ini
Hatimu begitu keras untuk melakukan kebaikan..
Ku ajak kau untuk ikut melangkah menapaki jalan iman bersama
Namun seperti masuk ke telinga kanan keluar ke telinga kiri
Adikku...
Aku sangat menyayangimu
Dan hanya ingin melihatmu bahagia..
Aku hanya ingin kita bersama selamat di dunia ini
Dan berkumpul di surganya kelak..
Adikku
Segala hidayah hanya milikNYA
Itu kuyakini benar...
Setiap manusia punya prosesnya sendiri-sendiri
Ku sadari itu...
Namun terkadang ada rasa sedih, sesal, berdosa dan malu pada diri ini
Jika dalam keseharianku aku mengajak orang lain menuju iman
Namun engkau justru semakin menjauh
Adikku....
Aku menyadari belum bisa jadi kakak yang baik bagimu...
masih sering bertindak emosi dan kekanakan menghadapimu..
Penuh dengan kekurangan dan kelemahan...
Dan masih perlu banyak bersabar dan bersabar
Namun dengarlah wahai adikku...
Sekali lagi ku hanya ingin engkau selamat
Dari fitnah dunia yang melenakan..
Dari ujian hidup yang selalu silih berganti
Aku hanya ingin engkau mengenalNYA
Semua ini untuk kebahagianmu adikku
Adikku....
Maafkan kakakmu ini
Karena mungkin setiap usahaku untuk memperkenalkanmu pada islam serasa seperti gangguan pada kebahagiaan fanamu...
Adikku...
Jika ditelusuri
Mungkin lingkungan desa kita yang kekurangan sosok teladan
Sehingga engkau cenderung seperti ini
Mungkin pula asuhan yang selalu memanjakanmu
Atau mungkin juga aku dulu sering cuek dengan segala kekhilafanmu
Tapi sekarang...aku ingin sekali kau berubah...melakukan hal yang bermanfaat minimal untuk dirimu sendiri
Aku ingin engkaupun merasakan nikmatnya iman itu dan dengan kekuatan tekad berkata
:”saksikanlah aku sebagai seorang muslim”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar