Selasa, 21 Desember 2010

Dedicated to my beloved brother....

Adikku.........

Tahukah kau

Hatiku serasa tersayat melihatmu seperti ini...

Ada rasa bersalah dan malu teramat sangat

Jika melihatmu seperti ini

Hatimu begitu keras untuk melakukan kebaikan..

Ku ajak kau untuk ikut melangkah menapaki jalan iman bersama

Namun seperti masuk ke telinga kanan keluar ke telinga kiri

Adikku...

Aku sangat menyayangimu

Dan hanya ingin melihatmu bahagia..

Aku hanya ingin kita bersama selamat di dunia ini

Dan berkumpul di surganya kelak..

Adikku

Segala hidayah hanya milikNYA

Itu kuyakini benar...

Setiap manusia punya prosesnya sendiri-sendiri

Ku sadari itu...

Namun terkadang ada rasa sedih, sesal, berdosa dan malu pada diri ini

Jika dalam keseharianku aku mengajak orang lain menuju iman

Namun engkau justru semakin menjauh

Adikku....

Aku menyadari belum bisa jadi kakak yang baik bagimu...

masih sering bertindak emosi dan kekanakan menghadapimu..

Penuh dengan kekurangan dan kelemahan...

Dan masih perlu banyak bersabar dan bersabar

Namun dengarlah wahai adikku...

Sekali lagi ku hanya ingin engkau selamat

Dari fitnah dunia yang melenakan..

Dari ujian hidup yang selalu silih berganti

Aku hanya ingin engkau mengenalNYA

Semua ini untuk kebahagianmu adikku

Adikku....

Maafkan kakakmu ini

Karena mungkin setiap usahaku untuk memperkenalkanmu pada islam serasa seperti gangguan pada kebahagiaan fanamu...

Adikku...

Jika ditelusuri

Mungkin lingkungan desa kita yang kekurangan sosok teladan

Sehingga engkau cenderung seperti ini

Mungkin pula asuhan yang selalu memanjakanmu

Atau mungkin juga aku dulu sering cuek dengan segala kekhilafanmu

Tapi sekarang...aku ingin sekali kau berubah...melakukan hal yang bermanfaat minimal untuk dirimu sendiri

Aku ingin engkaupun merasakan nikmatnya iman itu dan dengan kekuatan tekad berkata

:”saksikanlah aku sebagai seorang muslim”

Tidak ada komentar: