Senin, 03 Agustus 2009

kewajiban terhadap al-Qur'an


Kewajiban qt terhadap al-Qur’an
Kewajiban qt terhadap al-Qur’an bukan hanya satu melainkan banyak
 “orang yang meninggalkan al-Qur’an akan ditinggalkan pula oleh Al-Qur’an….
. Secara rinci kewajiban qt terhadap Al-Qur’an ada lima bagian
yaitu:

1.hendaknya qt memiliki wirid tetap yang berupa ayat-ayat al-qur’an dan wiridan tersebut tidak akan pernah qt tinggalkan. Membaca al-qur’an bagi seseorang mukmin ibarat air dan udara. Tanpa kedua hal itu , ia tidak akan bisa bertahan hidup. Untuk melaksanakan kewajiban ini, akan sangat membantu jika qt memiliki mushaf saku, yang senantiasa menyertai kita. 

2.kewajiban kedua terhadap al-Qur’an adalah hendaknya qt belajar membaca Al-Qur’an.“sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya"(HR.Bukhari). Bukankah sesuatu yang aneh jika ada seorang pemuda pandai berbicara dalam bahasa inggris tetapi tidak bisa membaca kalamullah? 

3.kewajiban ketiga adalah qt harus terpengaruh oleh al-qur’an dan makna-makna yang dikandungnya. Bisa dilakukan dengan membacanya dengan penuh perenungan dan pemahaman. Pemahaman ini berbanding lurus dengan kebersihan hati. Alangkah benar apa yang dikatakan ustman bin affan: “seandainya hati kalian bersih , maka kalian tidak akan merasa kenyang untuk mempelajari firman tuhan kalian. 

4.Kewajiban keempat terhadap al-Qur’an adalah mengulang hapalan al-Qur’an.

5.kewajiban kelima adalah mengamalkan ajaran-ajarannya. Apakah kita tahu kapan al-qur’an itu menguntungkan atau merugikan kita. Al-qur’an akan menjadi bukti yang menguntungkan bagi kita jika qt memeliharanya dengan cara membacanya, menghafalkanya, mengulangi hafalannya serta mengamalkan kandungannya. Namun al-qur’an pun menjadi bukti yang merugikan qt jika ia hanya diucapkan oleh lidah tanpa terlihat pada perilaku qt. 

(dari amru khalid , ”meraih kenikmatan ibadah”)


Ya rabb, berikan kami kekuatan dan tekad untuk melaksanakan kewajiban terhadap al-Qur’an!!! 

Tidak ada komentar: