
Bioluminisence merupakan kemampuan organisme untuk memancarkan cahaya. Bakteri genus photobacterium, dan achromobacter, dan beberapa organisme laut hidup di samudera dengan bioluminesense. Organisme tersebut memiliki enzim luciferase dan komponen system transport energi. Lusiferase berasal dari kata Lucifer yang artinya cahaya pagi. Lusiferase mengkatalis reaksi kompleks dimana molekul oksigen digunakan untuk mengoksidasi aldehid atau keton ikatan panjang menjadi asam karboksilat. Pada waktu yang sama, FMNH2 dari transport electron teroksidasi menjadi FMN, yaitu molekul pembawa dari riboflavin yang mengemisikan cahaya.
Bioluminesence dapat menjadi salah satu cara organisme laut untuk bertahan hidup. Para peneliti telah telah menemukan cara bakteri bioluminesense bekerja. Pada test toksisitas akut mikrotoks, bakteri bioluminesense di temptakan pada sampel air untuk menentukan jika air tersebut toksik. Test ini cocok untuk mengetahui kualitas air minum, efektifitas desinfektan dan beberapa proses penting pada industri.
(diterjemahkan dari buku microbiology principle and eksplorations , Jacquelyn G black, edisi 5)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar