Senin, 11 Juli 2011

Menggapai keberkahan di Bulan Ramadhan...

Bulan ramadhan sebentar lagi menyapa kita,,, tamu agung yang senatiasa kita sambut dengan suka cita. Akhir-akhir ini pun mulai dari bulan Rajab hingga bulan Sya’ban, tema kajian tentang ramadhan tak pernah sepi...bagi para pencinta ilmu, bagi para pencari spirit ramadhan,tarhib ramadhan adalah cara yang cukup efektif untuk lebih kenal lagi dengan ramadhan.

Di bawah ini adalah salah satu kajian tarhib ramadhan tercatat tanggal 7 Juli 2011 di Ponpes Mahasiswi Darut Sholihat, Yogyakarta...tentu saja dengan sedikit improvisasi....semoga terinspirasi dan bermanfaat.

Bulan ramadhan dikenal juga sebagai bulan kesabaran, bulan kedermawanan, dan bulan al-qur’an. Apakah makna dari Ramadhan ???

A. Bulan peningkatan prestasi ibadah

Syahru ramadhan, merupakan bulan ibadah, jadi harus lebih baik dari tahun lalu, seluruh aktivitas ibadah dioptimalkan lagi. Lalu bagaimana cara mempersiapkannya?

1. Bikin program bulanan, harian, bahkan jam

Sebagai contoh : interaksi dengan Al-Qur’an. Bulan ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an entah itu membaca, menghafal ataupun mentadaburi Al-Qur’an. Jika di bulan biasa waktu berinteraksi dengan Al-Qur’an hanya 1-3 jam dari 24 jam yang kita miliki perharinya, maka di bulan Ramadhan harus diperlama lagi. Bulan ramadhan merupakan saat yang sangat tepat untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an apalagi di waktu pagi menjelang siang, waktu yang sangat baik untuk menghafal. Seharusnya semakin berkurang umur kita, semakin bertambah hafalan qt, bukan sebaliknya....

Dalam sebulan ramadhan targetkan khatam beberapa kali. Jika tahun lalu hanya bisa khatam sekali, maka tahun ini diusahakan lebih dari itu. Misal, khatam Al-Qur’an tiap 10 hari, maka tiap hari minimal 3 juz. Kalo mau sepekan khatam, maka tiap hari 7 juz 2 lembar. Para sahabat rasulullah dapat khatam beberapa kali dalam satu bulan, bahkan ada yang bisa mengkhatamkan Al-Qur’an 3 hari sekali. Jika dipikir pikir, sebenarnya apa yang membuat para shahabat memiliki prestasi seperti itu,,, padahal waktu beribu-ribu tahun yang lalu dan sekarang sama saja, 24 jam tiap hari. Apalagi sekarang berbagai akses informasi, teknologi dan ilmu pengetahuan dapat kita rasakan justru mestinya memudahkan kita. Apa sih rahasia para sahabat nabi ???

Kuncinya adalah lancar membaca Al Qur’an karena nggak mungkin targetan tersebut dicapai orang yang terbata-bata membaca Al Qur’an. Selain itu, mereka juga hafal Al Qur’an, karena nggak mungkin, targetan tersebut dicapai oleh orang yang tidak hafal Al Qur’an, Subhanallah...

jadi Ramadhan adalah bulannya Al Qur’an. Jika qt belum lancar membaca al’Qur’an, maka bulan inilah tepatnya qt belajar,,,jika belum hafal Al Qur’an,, maka bulan inilah tepatnya untuk menghafal.

2. Tingkatkan kualitas dan amal ibadah kita

Rasulullah dan para shahabat selama 11 bulan menabung harta, dan akhirnya di bulan Ramadhan baru digunakan untuk bersedekah...Subhanallah...

Jika di bulan biasa, shalat sunnah tahajjudnya hanya 2 raka’at, maka di bulan ramadhan harus lebih baik lagi dari segi kualitas dan kuantitasnya. Jika di bulan biasa porsi untuk dunia 75% dan akhirat 25%, maka di bulan Ramadhan mestinya akhirat 75%, dan dunia 25%. Bulan Ramadhan sebaiknya tidak diisi dengan lebih banyak tidur, tetapi justru kurang tidur, karena melaksanakan ibadah dan menyebar kebaikan. Sebab...kita tak tahu apakah tahun depan qt masih bertemu dengan bulan ramadhan atau tidak...

B. Bulan mengasah kepekaan sosial

Sungguh Ramadhan merupakan bulan mulia,, jika kita memberi buka puasa bagi orang yang berpuasa, maka qt akan mendapat dua hal yaitu diampuni dosanya, dan diberi pahala seperti orang yang berpuasa. Alangkah baiknya, jika setiap hari memberikan buka puasa (ta’jil) ke orang lain,,,menjadilah donatur ta’jil, dan bukan melulu penikmat ta’jil. Selain itu, berikan zakat mal,,,seperti Rasulullah, di Bulan Ramadhan kedermawanan beliau lebih cepat dari angin yang berhembus kencang. Maksudnya,,, beliau tidak mengenal waktu, selalu bersedekah, entah pagi, siang ataupun malam.

Ada 2 hal yang kita boleh iri dengannya yaitu Seseorang yang diberi nikmat Al-Qur’an sepanjang hari dan sepanjang malam serta seseorang yang diberi rizki dan kekayaannya justru membuat dia dermawan dan semakin sayang pada sesama. Jadi tidak mengapa jika kita menjadi orang kaya,, karena dengan demikian kita dapat berusaha menjadi ahli sedekah...

Walaupun kurang lebih sisa 2 pekan lagi ramadhan tiba, semoga tidak terlambat bagi kita untuk mempersiapkan Ramadhan,, lalu apa yang harus kita lakukan ...?

1. Memperbanyak do’a kebaikan

Berdo’a semoga kita di berkahi di bulan Sya’ban ini dan dipertemukan dengan Ramadhan. Berdo’a semoga Ramadhan kita bermakna tiap detiknya, berdo’a semoga kita menjadi ahli sedekah, menyayangi dan menyantuni orang miskin. Dan banyak do’a kebaikan lainnya...

2. Menyambut kedatangannya dengan suka cita

“Barang siapa bergembira dengan kehadiran bulan Ramadhan, maka Allah mengharamkan jazadnya dari api neraka” HR. At. Tirmidzi

Bagaimana cara menyambutnya dengan suka cita?? Anggap seolah-olah bulan Sya’ban seperti Ramadhan. Latihan puasa, tarawih, sedekah dan tilawah mulai saat ini...itulah ekspresi kegembiraan kita.

3. Bertekad untuk mengisi Ramadhan dengan keta’atan.

“ Dan orang-orang yang berjihad (bersungguh sunggh) untuk mencari keridhoan kami, maka kami benar- benar akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami” QS. Al. Ankabut:69.

Buatlah janji pada diri kita sendiri untuk mengisi ramadhan tahun ini lebih baik... karena ada 3 perkara yang Allah akan bantu yaitu bersungguh-sungguh dalam bekerja untuk membayar utang, Membantu seseorang untuk menolong orang lain, dan membantu seseorang yang memiliki keinginan untuk merubah dirinya ke arah lebih baik.

Semoga ramadhan tahun ini mampu meningkatkan keta’atan dan kedekatan kita pada Allah...

sungguh Allah Maha Baik^^

Tidak ada komentar: