Senin, 15 Maret 2010

berkenalan dengan lidah



Lidah ,,,

sebagian besarnya terdiri atas otot. Permukaan atasya dilapisis selaput lendir yang ditutupi ribuan tonjolan yang disebut papillae. Papillae ini terdiri atas 3 jenis menurut bentuknya yaitu berbentuk jamur, jari kelingking, dan jempol kaki. Di dalam papillae ini terdapat rangkaian kompleks saraf yang membentuk alat indra pengecap dan indra peraba.


Lidah dapat menjadi cermin kesehatan. Pada umumnya, dokter akan memeriksa lidah pasien, sebab penyakit tertentu akan mengubah warna lidah. Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda dan lembut.
Coba perhatikan dan rasakan dengan seksama pergerakan-pergerakan yang dilakukan oleh lidah sewaktu berbicara. Pergerakan lidah ini begitu rumit sehinnga mereka yang pandai berkata-kata terutama dalam perdebatan disebut ‘pandai bersilat lidah”. Dengan mencoba mengunyah makanan tanpa menggerakkan lidah seseorang akan lebih menghargai fungsi lidah, dalam membantu gig mengunyah makanan secara merata dan seksama. Bahkan, akan lebih menghargai lagi jasa pelayanannya dengan mencoba menelan makanan tanpa menggunakan lidah.

Organ tubuh yang serba guna ini juga berfungsi sebagai pelindung. Lidah mudah terbakar oleh makanan dan minuman panas sehinnga secara otomatis tubuh akan menolaknya sebelum sempat masuk dan merusak bagian tubuh yng lebih dalam. Lidah juga sangat peka terhadap makanan yang telah basi atau busuk. Banyak dari racun makanan terasa pahit sehingga akan membuat seseorang langsung memuntahkan makanan ini sebelum sempat mencelakakan tubuhnya.

Walaupun tampak sederhana, menelan adalah serangkaian proses yang sangat rumit. Sewaktu menelan, bagian depan lidah akan menekan langit-langit mulut lalu diikut bagian yang lebih belakang. Pergerakan ini akan mendorong makanan menuju saluran makanan yang bermuara di lambung. Menelan adalah serangkain proses rumit yang diatur oleh syaraf dan dilaksanakn oleh otot yang tersusun secara kompleks. Setiap orang terampil menelan bahkan sebelum lahir. Ini menunjukan betapa pentingnya keterampilan seseorang dalam menelan. 

Lidah bagaikan pesilat yang tak kena lelah yang senantiasa bekerja melakukan gerakan jurus-jurusnya dengan mahir sepanjang hari, sewaktu kita berbicara, makan dan minum. Kemahiran pesilat ini benar-benar di uji sewaktu kita sedang mengunyah makanan. Sebab , salah bergerak berarti terjepit oleh musuhnya yaitu gigi yang selalu mengancamnya dari kiri, kanan, dan dari depan. Dengan jarangnya tergigit berarti lidah benar-benar pesilat yang luar biasa mahir.  

2 komentar:

Fikriansyah Bin Irman mengatakan...

Nice blog . .
Visit mine : http://mypharmony.blogspot.com/

sangherbalis mengatakan...

thankyu,, salam kenal ya