Sabtu, 13 Juni 2009

Senyawa marker

Berdasarkan natural Health Product Directorate (NHPD), senyawa marker merupakan a constituent that occurs naturally in the material and that is selected for specila attention (e.g. for identification and standardization purposes) by a researcher or manufacturer
(eka nggak bias nerjemahin nih,, jadinya kayak gini nih, tulis yang bahasa inggrisnya aja)

Contoh marker untuk produk komersial adalah hyperisin dan hiperforin yang stabil dari St, John’s wort, Sylimarin pada Silybum marianum, dan ginsenosida pada gingseng.
Seleksi marker didasarkan pada factor stabilitas, kemudahan analisis, waktu dan biaya analisis, hubungannya dengan efek terapi,indicator kualitas produk atau stabilitas atau kegunaan sebelumnya oleh produsen atau peneliti.

Marker dapat digunakan untuk identifikasi dengan benar dan autentik sumber bahan alam, mencapai kualitas yang konsisten, mengkuantifikasi senyawa farmakologik aktif pada produk akhir, atau memastikan efikasi produk. Marker sangat penting dalam evaluasi jaminan kualitas produk.

Senyawa marker tidak harus memiliki aktivitas farmakologi. Senyawa marker dapat digolongkan menjadi 4 kategori berdasarkan bioaktivitasnya.
Kalsifikasi marker:

1. zat aktif
Merupakan senyawa kimia dengan aktivitas klinik yang diketahui, contoh : epedrin pada epedra sinensis dan sylimarin pada sylibum marianum.

2. Marker aktif
Meupakan zat kimia dengan efek farmakology yang mempengaruhi efikasi, tapi belum tentu mempunyai efikasi klinis. Contohnya : alliin pada allium sativum, hiperisin dan hiperforyn pada St. John Wort (Hypericum perforatum)

3. Marker analisis
Merupakan zat kimia yang dipilih untuk determinasi kuantitatif.belum tentu punya aktivitas biologi dan efikasi klinis . selain itu, marker ini juga berguna untuk identafikasi positif bahan baku dan ekstrak untuk standarisasi. Contohnya: alkilamid yang berbeda ditemukan pada akar echinaceae angustifolia dan e. Purpurea tetapi tidak ada pada E. Pallida.
4. Marker negatif
Yaitu senyawa aktif dengan zat aktif toksik atau allergenik. Contohnya : Asam ginkolat pada gynko.

Tidak ada komentar: