Kali ini tentang
rumah bahagia itu
Di sebuah rumah mungil tepat belakang monumen jogja kembali, disana saya sedang mengikuti kuliah kepribadian, kuliah akhlak dan kuliah jiwa. Siswanya lebih dari 10 orang, tapi yang tinggal di rumah itu hanya 7 orang, dengan usia yang beragam. Ilmunya pun aplikatif banget, bikin saya berasa pengen banget berbuat banyak kebaikan dan waktu saya lebih banyak berkahnya daripada yang sia-sia
kepada kakak guru senior saya belajar kesabaran, dan tentu saja jiwa yang harus luas dan lapang
kepada yang sebaya, saya belajar inspirasi amal tiada henti, dan manajemen waktu
kepada yang junior, saya belajar ketekunan dan keceriaan
saya sepakat dengan ungkapan "bahagia itu sederhana", saya rasa rumah itu telah menjadi rumah bahagia buat saya walaupun tempatnya mungil.
denger2 sih, kami mau pindahan, dan akan digabung dengan adik-adik kecil di pelosok timur Jogja
ada harap harap cemas di dada, bisakah???dapatkah??? rumah kelak menjadi rumah bahagia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar