jadi,, begini ya rasanya mendapat uang dari hasil menjual...menyenangkan...^^ satu kata,,kalo agak lebay, rasanya....saaaampaiiii 1000 km....
dulu,, sumber keuangan saya hanya tiga yaitu dari orangtua, dan hasil ikut lomba, atau honor jadi asisten praktikum. Setelah kuliah, kesempatan untuk mendapatkan sumber itu sudah semakin tipis kawan...saya harus bergerak sendiri...walaupun saya anak perempuan,, tapi cukuplah beban orangtua saya sampai kuliah saja. Saya sudah bersyukur bisa sampai sarjana,, walupun memang impian saya bukan hanya sampai disini kawan...impian saya besar menembus batas...
kawan, saya lagi merenung nih tentang "saya dan entrepreneur"
saya berpikir,, mungkin ini salah satu episode saya, salah satu jatah saya sebagai khilafah bumi adalah entrepreneur.., entah kenapa semua kejadian, suasana, orang-orang sepertinya bersepakat mengatakan kepada saya bahwa" eka,, ayo jadi pengusaha..."***sotoy mode on***
dimulai bulan Juli kemarin, dai akhir Juli tepatnya.., disaat saya lagi senang2nya di pondok,senang2nya kursus toefl, tiba-tiba mesti ikut technopreneurship pemuda, saat itu beragam alasan saya kemukakan ke rekan saya, mulai dari ijin orangtua bagaimana??, ijin pondok saya bagaimana??saya tidak bisa kalo sendiri kesana??kursus saya bagaimana?? transportasi kesana sudah penuh???kesimpulannya, saya tidak mau ikuuuuuuuuut" tapi karena mungkin bakat saya mudah tersentuh kali ya...argumen rekan saya itu sungguh membuat saya tidak bisa menolak,,,, dan akhirnya saya harus ikut kawan...
10 hari di pelatihan ini,, banyak ilmu baru, hikmah dan juga kenalan baru. Pola pikir saya berubah kawan...saya jadi mulai melihat segala sesuatu sebagai peluang, saya jadi senang mencari masalah, dan saya jadi senang berpikir,, bagaimana kalo seperti ini??bagaimana kalo seperti itu??? bahkan sahabat dekat saya sampai mengatakan "nih,, gara-gara bergaul sama eka,, jadi ikut-ikut bisnis oriented".
so,,,ready to bisnis????Ya Rabb,,ajari saya berbisnis dengan santun...
dulu,, sumber keuangan saya hanya tiga yaitu dari orangtua, dan hasil ikut lomba, atau honor jadi asisten praktikum. Setelah kuliah, kesempatan untuk mendapatkan sumber itu sudah semakin tipis kawan...saya harus bergerak sendiri...walaupun saya anak perempuan,, tapi cukuplah beban orangtua saya sampai kuliah saja. Saya sudah bersyukur bisa sampai sarjana,, walupun memang impian saya bukan hanya sampai disini kawan...impian saya besar menembus batas...
kawan, saya lagi merenung nih tentang "saya dan entrepreneur"
saya berpikir,, mungkin ini salah satu episode saya, salah satu jatah saya sebagai khilafah bumi adalah entrepreneur.., entah kenapa semua kejadian, suasana, orang-orang sepertinya bersepakat mengatakan kepada saya bahwa" eka,, ayo jadi pengusaha..."***sotoy mode on***
dimulai bulan Juli kemarin, dai akhir Juli tepatnya.., disaat saya lagi senang2nya di pondok,senang2nya kursus toefl, tiba-tiba mesti ikut technopreneurship pemuda, saat itu beragam alasan saya kemukakan ke rekan saya, mulai dari ijin orangtua bagaimana??, ijin pondok saya bagaimana??saya tidak bisa kalo sendiri kesana??kursus saya bagaimana?? transportasi kesana sudah penuh???kesimpulannya, saya tidak mau ikuuuuuuuuut" tapi karena mungkin bakat saya mudah tersentuh kali ya...argumen rekan saya itu sungguh membuat saya tidak bisa menolak,,,, dan akhirnya saya harus ikut kawan...
10 hari di pelatihan ini,, banyak ilmu baru, hikmah dan juga kenalan baru. Pola pikir saya berubah kawan...saya jadi mulai melihat segala sesuatu sebagai peluang, saya jadi senang mencari masalah, dan saya jadi senang berpikir,, bagaimana kalo seperti ini??bagaimana kalo seperti itu??? bahkan sahabat dekat saya sampai mengatakan "nih,, gara-gara bergaul sama eka,, jadi ikut-ikut bisnis oriented".
so,,,ready to bisnis????Ya Rabb,,ajari saya berbisnis dengan santun...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar