rambut rontok seringkali dialami oleh perempuan
berjilbab...walaupun secara fitrahnya kepadatan rambut akan menurun sejalan
dengan pertambahan usia baik sisi wanita maupun laki-laki, namun penyakit ini
dapat pula terjadi akibat pengaruh
hormon, nutrisi, penyakit , konsumsi obat dan yang lainnya...rambut
rontok dapat mengakibatkan kurangnya kepercayaan diri sesorang. Untuk itu,,
sebelum terlambat, maka dapat dilakukan perawatan secara tradisional yaitu:
1.
Lidah buaya
Daun lidah buaya segar secukupnya dibelah,
diambil bagian dalam yang berbentuk seperti agar-agar, digosokkan ke kulit
kepala sesudah mandi sore, kemudian dibungkus dengan kain, keesokan harinya
rambut dicuci. Dipakai setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai hasil yang
memuaskan. Lendir lidah buaya mempunyai unsur alantoin, karoten, dan vitamin C.
2.
Seledri
Cuci 7-10 tangkai daun seledri sampai
bersih, tumbuk sampai halus. Setelah keramas, gosokan tumbukan daun seledri
tersebut ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil pijat ringan. Setelah
selesai, bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Selanjutnya,
bilas rambut dengan air bersih.
3.
Kemiri
Kemiri secukupnya. Tumbuk halus, tambah air
dimasak hingga mengeluarkan minyak, gosokkan minyak kemiri tersebut hingga
meresap ke dalam pori-pori. Lakukan 3 kali seminggu.
4.
Asam (Tamarindus indica L.)
Buah asam yang telah masak diambil daging
buahnya. Tambahkan sedikit air bersih sambil diremas-remas. Lalu saring dengan
sepotong kain. Gosokkan sari buah asam tersebut ke seluruh kulit kepala sambil
dipijati ringan (massage). Biarkan beberapa saat, kemudian rambut dicuci bersih
dengan shampo.
5.
Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis)
Ambil segenggam daun bunga sepatu
yang berbunga putih. Cuci bersih lalu digiling sampai halus. Tambahkan 1
cangkir air bersih sambil diremas-remas. Kemudian peras dan saring. Air
perasannya digunakan untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat
ringan. Biarkan meresap selama 1 jam, baru rambut dibilas dengan air bersih.
Lakukan setiap hari hingga terlihat hasilnya.
6.
Lobak (Raphanus sativus L.)
Akar lobak segar ukuran sedang dicuci lalu diparut. Air perasannya
digunakan untuk membasahi kulit kepala yang botak sambil dipijat ringan.
Lakukan setiap hari samapai terlihat hasilnya.
7.
Mangkokan ( Nothopanax scutellarium Merr)
Ambil daun yang tua dan segar sebanyak 5-10
lembar dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa
sambil diaduk sampai menjadi adonan
seperti bubur. Saring dan peras. Hasil perasan tersebut dioleskan pada kulit
kepala sambil dipijat ringan. Setelah merata, tutup kepala dengan handuk
samapai terasa adanya hawa panas yang ditimbulkannya, karena ia akan berfungsi
melembabkan kulit kepala dan rambut. Biarkan selama 1 jam baru rambut dicuci
dengan air hangat, selanjutnya rambut dicuci dengan air dingin sampai bersih.
Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.
8.
Pisang (Musa paradisiaca L.)
Ambil bonggol pisang secukupnya, lalu
dicincang atau diparut dan diperas untuk diambil cairannya. Cara lainnya yaitu
dengan membuat lubang besar pada bonggol yang tertinggal di dalam tanah,
setelah terlebih dahulu batang pisangnya ditebang didekat pangkalnya. Bonggol ditutupi
supaya jangan kemasukan kotoran. Cairan bonggol akan terkumpul dengan
sendirinya di dalam lubang tadi.Beberapa waktu kemudian cairan sudah dapat
diambil dan digunakan untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat
ringan. Lakukan setiap pagi. Kepala terasa sejuk dan rambut akan tumbuh dengan
subur.
9.
Semangka (Citrullus vulgaris Schrad)
Cara penggunaanya adalah ambil bagian dari
kulit semangka yang berwarna putih. Gosok-gosokkan pada kulit kepala secara
merata. Lakukan pada sore hari dan dibiarkan selama 1 malam supaya meresap pada
kulit kepala. Keesokan paginya rambut dicuci sampai bersih. Lakukan 1-2 kali
dalam seminggu.
Demikianlah resep tradisional yang dapat
digunakan,,,semoga bermanfaat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar