Rabu, 21 September 2011

herbal untuk rambut rontok

rambut rontok seringkali dialami oleh perempuan berjilbab...walaupun secara fitrahnya kepadatan rambut akan menurun sejalan dengan pertambahan usia baik sisi wanita maupun laki-laki, namun penyakit ini dapat pula terjadi akibat pengaruh  hormon, nutrisi, penyakit , konsumsi obat dan yang lainnya...rambut rontok dapat mengakibatkan kurangnya kepercayaan diri sesorang. Untuk itu,, sebelum terlambat, maka dapat dilakukan perawatan secara tradisional yaitu:
1.       Lidah buaya
Daun lidah buaya segar secukupnya dibelah, diambil bagian dalam yang berbentuk seperti agar-agar, digosokkan ke kulit kepala sesudah mandi sore, kemudian dibungkus dengan kain, keesokan harinya rambut dicuci. Dipakai setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai hasil yang memuaskan. Lendir lidah buaya mempunyai unsur alantoin, karoten, dan vitamin C.
2.       Seledri
Cuci 7-10 tangkai daun seledri sampai bersih, tumbuk sampai halus. Setelah keramas, gosokan tumbukan daun seledri tersebut ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil pijat ringan. Setelah selesai, bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Selanjutnya, bilas rambut dengan air bersih.
3.       Kemiri
Kemiri secukupnya. Tumbuk halus, tambah air dimasak hingga mengeluarkan minyak, gosokkan minyak kemiri tersebut hingga meresap ke dalam pori-pori. Lakukan 3 kali seminggu.
4.       Asam (Tamarindus indica L.)
Buah asam yang telah masak diambil daging buahnya. Tambahkan sedikit air bersih sambil diremas-remas. Lalu saring dengan sepotong kain. Gosokkan sari buah asam tersebut ke seluruh kulit kepala sambil dipijati ringan (massage). Biarkan beberapa saat, kemudian rambut dicuci bersih dengan shampo.
5.       Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis)
Ambil segenggam daun bunga sepatu yang berbunga putih. Cuci bersih lalu digiling sampai halus. Tambahkan 1 cangkir air bersih sambil diremas-remas. Kemudian peras dan saring. Air perasannya digunakan untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat ringan. Biarkan meresap selama 1 jam, baru rambut dibilas dengan air bersih. Lakukan setiap hari hingga terlihat hasilnya.
6.       Lobak (Raphanus sativus L.)
Akar lobak segar ukuran sedang dicuci lalu diparut. Air perasannya digunakan untuk membasahi kulit kepala yang botak sambil dipijat ringan. Lakukan setiap hari samapai terlihat hasilnya.
7.       Mangkokan ( Nothopanax scutellarium Merr)
Ambil daun yang tua dan segar sebanyak 5-10 lembar dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa sambil  diaduk sampai menjadi adonan seperti bubur. Saring dan peras. Hasil perasan tersebut dioleskan pada kulit kepala sambil dipijat ringan. Setelah merata, tutup kepala dengan handuk samapai terasa adanya hawa panas yang ditimbulkannya, karena ia akan berfungsi melembabkan kulit kepala dan rambut. Biarkan selama 1 jam baru rambut dicuci dengan air hangat, selanjutnya rambut dicuci dengan air dingin sampai bersih. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.
8.       Pisang (Musa paradisiaca L.)
Ambil bonggol pisang secukupnya, lalu dicincang atau diparut dan diperas untuk diambil cairannya. Cara lainnya yaitu dengan membuat lubang besar pada bonggol yang tertinggal di dalam tanah, setelah terlebih dahulu batang pisangnya ditebang didekat pangkalnya. Bonggol ditutupi supaya jangan kemasukan kotoran. Cairan bonggol akan terkumpul dengan sendirinya di dalam lubang tadi.Beberapa waktu kemudian cairan sudah dapat diambil dan digunakan untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat ringan. Lakukan setiap pagi. Kepala terasa sejuk dan rambut akan tumbuh dengan subur.
9.       Semangka (Citrullus vulgaris Schrad)
Cara penggunaanya adalah ambil bagian dari kulit semangka yang berwarna putih. Gosok-gosokkan pada kulit kepala secara merata. Lakukan pada sore hari dan dibiarkan selama 1 malam supaya meresap pada kulit kepala. Keesokan paginya rambut dicuci sampai bersih. Lakukan 1-2 kali dalam seminggu.

Demikianlah resep tradisional yang dapat digunakan,,,semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar: