Senin, 28 Februari 2011

ayahku sayang

Saat itu....hari terakhirku dirumah...malamnya aku akan berangkat ke makassar dan selanjutnya ke jogjakarta.Setelah shalat shubuh, rutinitas ayah tidak berubah, iya masih menyapu dan mengepel rumah. Rutinitas yang selalu dijalani seperti hari hari biasanya, sebelum berangkat ke kantor. bahkan ketika aku dirumah,, kami berkompetisi untuk sekedar menyapu...kalo aku sudah menyapu, beliau tidak mau kalah,, ambil pel dan mengepel rumah..maksudku, ketika ku ada di rumah,, please deh,,ayah tidak usah membersihkan rumah pagi2 biar saya sj,, ayah istirahat sj.tapi begitulah beliau,, dia bekerja dalam diam,,,tak pernah mnyuruhku menggantikan rutinitasnya,bahkan ketika kutawarkan untuk menyetrika bajunya,, beliaupun tidak mau....

itulah ayah,,, dari dulu tak pernah berubah, selalu seperti itu, rajin bekerja dan murah senyum. Saat aku bercerita tentang makanan dari singkong, dan ingin membuat kue darinya,, beliaupun ke kebun dekat rumah, mencangkulkan singkong untukku. Ketika ku ingin mangga muda, dan beliau tahu itu,,,beliau pergi ke kebunnya yang lain dan mengambilkan mangga satu kantong untukku...ketika aku mengeluh,,, kok kita tidak pernah jalan2 bersama,,, ayah sibuk ibu juga sibuk,, diwaktu senggangnya,,,, ayah langsung mengajakku ke temapat wisata,, padahal kutahu beliau masih lelah...
perhatiannya pun semakin terlihat ketika aku akan berangkat,, disaat ibu sedang asyik masak ikan untuk kubawa ke jogja,, ayah tak mau kalah...iyapun mencarikan tas,, mengemas barang-barang yang aku bawa hingga terlihat rapi...selalu mengingatkanku adakah barang yang kelupaan atau tidak

Akhir2 ini dirumah, aku terkadang mendapati ayah merenung sendirian...dan ketika melihatnya seperti itu, akupun mendekatinya dan menggodanya dengan gaya khasku...ayah,, jangan pernah bersedih,, karena aku sedih jika melihatmu bersedih
akhir2 ini pula ayah sering mengeluh tangannya sakit,,, ya Allah berikan kesehatan pada ayahku

di malam itu,, ayah menunggukanku bis ke makassar...dan ketika bisnya sudah datang,,, ku peluk ayah untuk berpamitan...aku tak bisa menahan airmata ini,, namun tak kuperlihatkan didepannya...saat naik mobillah air mataku tumpah,,,mengapa??? karena mash ingin bersama dengan ayah, masih ingin melihat senyum khasnya,, masih ingin bercanda dengan ayah,, ingin selalu di dekat ayah..


Tidak ada komentar: