itulah ayah,,, dari dulu tak pernah berubah, selalu seperti itu, rajin bekerja dan murah senyum. Saat aku bercerita tentang makanan dari singkong, dan ingin membuat kue darinya,, beliaupun ke kebun dekat rumah, mencangkulkan singkong untukku. Ketika ku ingin mangga muda, dan beliau tahu itu,,,beliau pergi ke kebunnya yang lain dan mengambilkan mangga satu kantong untukku...ketika aku mengeluh,,, kok kita tidak pernah jalan2 bersama,,, ayah sibuk ibu juga sibuk,, diwaktu senggangnya,,,, ayah langsung mengajakku ke temapat wisata,, padahal kutahu beliau masih lelah...
perhatiannya pun semakin terlihat ketika aku akan berangkat,, disaat ibu sedang asyik masak ikan untuk kubawa ke jogja,, ayah tak mau kalah...iyapun mencarikan tas,, mengemas barang-barang yang aku bawa hingga terlihat rapi...selalu mengingatkanku adakah barang yang kelupaan atau tidak
Akhir2 ini dirumah, aku terkadang mendapati ayah merenung sendirian...dan ketika melihatnya seperti itu, akupun mendekatinya dan menggodanya dengan gaya khasku...ayah,, jangan pernah bersedih,, karena aku sedih jika melihatmu bersedih
akhir2 ini pula ayah sering mengeluh tangannya sakit,,, ya Allah berikan kesehatan pada ayahku
di malam itu,, ayah menunggukanku bis ke makassar...dan ketika bisnya sudah datang,,, ku peluk ayah untuk berpamitan...aku tak bisa menahan airmata ini,, namun tak kuperlihatkan didepannya...saat naik mobillah air mataku tumpah,,,mengapa??? karena mash ingin bersama dengan ayah, masih ingin melihat senyum khasnya,, masih ingin bercanda dengan ayah,, ingin selalu di dekat ayah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar