
Buang air besar normalnya bisa bervariasi dari 3 kali sehari hinnga 3 kali seminggu, dan sebagian besar orang punya kebiasaan teratur. Bagimanapun jika anda mengeluarkan tinja keras kurang dari 3 kali seminngu, kemungkinan terjadi konstipasi.
Gejala:
Kembung, mual, kram di perut bagian bawah
Penyebab:
Makan makanan rendah serat, tidak banyak minum, gaya hidup tidak aktif, dan/ atau berulangkali mengabaikan keinginan ke toilet. Selain itu, beberapa obat penghilang rasa nyeri dan suplemen zat besi dan penyakit bisa menyebabkan konstipasi.
Pencegahan:
1. Minum banyak air saat sarapan untuk menstimulaasi usus besar. Sekurangnya 8 gelas air atau jus. Hentikan teh, kopi, dan kola yang akan membuat dehidrasi.
2. lakukan 20-30 menit olahraga, seperti berjalan, bersepeda, atau berenag setiap hari, sebagai aktivitas menstimulasi saluran pencernaan.
Pengobatan alami :
Pengobatan alami biasanya menggunakan tumbuhan yang mengandung antraquinon. Antraquinon berefk sebagai laksansia, contoh daun Senna. Selain itu, juga dapat mengkonsumsi makanan kaya serat yang memiliki mekanisme membantu feses menahan air hinnga lebih lembut dan mudah dikeluarkan. Contoh ; sayur-sayuran.
Beberapa resep alami, untuk mengatasi konstipasi adalah sebagai berikut:
1. Ceremai (Phyllanthus acidus L)
Ada 2 ramuan , bisa dengan biji atau daun:
-Biji ceremai sebanyak ¾ sendok teh, dicuci lalu digiling samapai halus. Kemudian diseduh dengan ½ cangkir air panas. Seaktu masih hangat ditambah 1 sendok makan madu. Aduk samapi meratakemudian diminum seakligus. Dilakukan 2 kali sehari.
Daun ceremai segar sebanyak 3 gram dicuci lalu ditumbuk halus. Diseduh dengan ½ gelas air panas, lalu didinginkan. Kemudian diminum sekaligus bersama ampasnya
2. daun wungu (Graptophyllum pictum L)
Daun wungu segar sebanyak 7 lembar dicuci bersih. Tambahkan 2 gelas air bersih, lalu direbus samapai airya tersisa 1 gelas. Setelah dingin , disaring, minum sekaligus.
3. Keji beling (strobilanthes crispus Bl)
Cuci daun keji beling segar (1/2 genggam). Rebus dengan dengan 2 gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring, alu diminum sekaligus.
Gejala:
Kembung, mual, kram di perut bagian bawah
Penyebab:
Makan makanan rendah serat, tidak banyak minum, gaya hidup tidak aktif, dan/ atau berulangkali mengabaikan keinginan ke toilet. Selain itu, beberapa obat penghilang rasa nyeri dan suplemen zat besi dan penyakit bisa menyebabkan konstipasi.
Pencegahan:
1. Minum banyak air saat sarapan untuk menstimulaasi usus besar. Sekurangnya 8 gelas air atau jus. Hentikan teh, kopi, dan kola yang akan membuat dehidrasi.
2. lakukan 20-30 menit olahraga, seperti berjalan, bersepeda, atau berenag setiap hari, sebagai aktivitas menstimulasi saluran pencernaan.
Pengobatan alami :
Pengobatan alami biasanya menggunakan tumbuhan yang mengandung antraquinon. Antraquinon berefk sebagai laksansia, contoh daun Senna. Selain itu, juga dapat mengkonsumsi makanan kaya serat yang memiliki mekanisme membantu feses menahan air hinnga lebih lembut dan mudah dikeluarkan. Contoh ; sayur-sayuran.
Beberapa resep alami, untuk mengatasi konstipasi adalah sebagai berikut:
1. Ceremai (Phyllanthus acidus L)
Ada 2 ramuan , bisa dengan biji atau daun:
-Biji ceremai sebanyak ¾ sendok teh, dicuci lalu digiling samapai halus. Kemudian diseduh dengan ½ cangkir air panas. Seaktu masih hangat ditambah 1 sendok makan madu. Aduk samapi meratakemudian diminum seakligus. Dilakukan 2 kali sehari.
Daun ceremai segar sebanyak 3 gram dicuci lalu ditumbuk halus. Diseduh dengan ½ gelas air panas, lalu didinginkan. Kemudian diminum sekaligus bersama ampasnya
2. daun wungu (Graptophyllum pictum L)
Daun wungu segar sebanyak 7 lembar dicuci bersih. Tambahkan 2 gelas air bersih, lalu direbus samapai airya tersisa 1 gelas. Setelah dingin , disaring, minum sekaligus.
3. Keji beling (strobilanthes crispus Bl)
Cuci daun keji beling segar (1/2 genggam). Rebus dengan dengan 2 gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring, alu diminum sekaligus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar