Sabtu, 26 September 2009

Beristikharah saat menghadapi pilihan


Sadar jika dalam hidup ini, hanya dengan bimbingan dari Allah lah hidup qt akan tenang, senang, aman dan sentosa.maka kalo dipikir2, qt memang harus rajin shalat istikharah, bukan hanya perkara jodoh tapi setiap keputusan2 hidup kita.

Dalam kitab hadist shahih al-bukhari, dinyatakan , Jabir bin Abdullah berkata:

“Rasulullah selalu mengajarkan kami shalat istikharah dalam segala urusan, sebagaimana beliau pun selalu mengajarkan kami sebuah surah dalam al-Qur’an (HR. Bukhari)

Dalam hadist tersebut, coba qt underline “ dalam segala urusan”. Ya, dalam semua urusan, baik yang primer ataupun sekunder, kita memang selalu dianjurkan untuk mengerjakan shalat istikharah. Biasanya shalat istikharah dilakukan jika seseorang menghadapi 2 atau banyak pilihan dalam hidupnya, tapi yang lebih ngetren lagi, istikharah untuk memilih pasangan hidup.

Shalat istikharah dilaksanakan dengan mengerjakan dua aka’at shalat sunnah, bukan shalat fardhi. Setelah selesai, kemudian membaca do’a sebagai berikut:

“ Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pertimbangan berdasarkan pengetahuan dan ketetapan-Mu. Dan aku mmohon sebagaian dari kemurahan-Mu yang luas. Karena sesunnguhnya Engkau mahakuasa sedangkan aku tidak punya kuasa. Engkau mahatahu, sedangkan aku tidak punya pengetahuan; Engkau mengetahui segala perkara yang ghaib. Ya Allah , jika Menurut-Mu perkara ini baik baik bagiku, maka takdirkanlah perkara ini untukku, dan mudahkanlah ia bagiku lalu berilah berkah didalamnya untukku. Dan jika menurut-Mu perkara ini buruk untukku, bagi agamaku, dan buruk pula akibatnya bagiku, maka jauhkanlah ia dariku dan hindarkanlah aku darinya. Dan, takdirkanlah kebaikan untukku, dimanapun adanya. Lalu jadikanlah aku ridha padanya.

Perhatikanlah baik-baik. Betapa qt begitu mengharap pertolongan Allah. Itulah doa yang akan membuat qt mampu merasakan berbagai hal yang terangkum dalam ungkapan’ Aku menyerahkan urusanku kepada Allah’. Siapa yang tidak akan merasa tenang dan santai setelah memanjatkan do’a itu kepada Allah? Tapi kalo do’anya terlalu panjang, pake bahasa sendiri juga gak apa2.

Nabi SAW telah bersabda:

“diantara keridhaan anak cucu adam adalah keridhaannya terhadap apa yang telah Allah tentukan untuknya, diantara kesengsaraan anak cucu adam (adalah ketika) ia meninggalkan istikharah kepada Allah, dan diantara kesengsaraan anak cucu adam adalah ketika ia membenci apa yang Allah tentukan untuknya.(HR.Tirmidzi)

Tidak ada komentar: