Beberapa rencana telah ada dikepalaku saat ini. alternatif pertama adalah mulai dari memperbaiki nilaiku yang lumayan menurun dan belajar yang rajin agar dapat kuliah lagi sampai S2,ngurusin KKN,dan skripsi, les sana sini,, ikut TTS lagi yang intinya memperbaiki kualitas keilmuan.. atau paling tidak baca buku yang banyak dan sistematis agar pengetahuanku bertambah, atau alternatif kedua, ikut lembaga lain, yang sekarang sih masih ada peluang memegang peran strategis di Indonesian Biotechnology student forum (IBSF), Asistensi Agama Islam, atau melanjutkan ke Media Opini Jamaah Sholuhuddin. alternatif ketiga,,cari penghasilan tambahan,, lewat nulis, ngisi artikel di koran atau berwirausaha ,,yah,, persiapan buat nikah pula...
Lah... kok nikah sih...
Ya nggak apa-apa khan,,, toh jodoh siapa yang tahu....bisa aja datang segera...
Nah,, akhirnya,, aku masih bingung dengan alternatif itu,,, walaupun tidak menutup kemungkinan, ada ganu=bugan diantara ketiganya. Tapi kayaknya yang paling dominan,, semuanya bermuara pada satu hal, yah tidak jauh-jauh untuk mendongkrak akademis, yang setahun ini kurang terperhatikan. Aku jadi ingat pembicaraan dengan temanku tadi pagi. Walau bagaimanapun, aku disini kuliah di Universitas Gadjah Mada itu tidak gampang, di farmasi lagi, yang termasuk TOP BGT di UGM. Ayah ibu telah memperjuangkan energi dan biaya agar aku tetap bertahan kuliah disini. Mereka beserta keluargaku di kampung menaruh harapan besar padaku untuk bisa sukses nantinya, memberikan kemanfaatan bagi kampungku tercinta kelak. Apalagi aku belum bisa membiayai kuliahku sendiri alias masih menopang orang tua. Artinya aku masih punya amanah besar dari orang tua, menyelesaikan kuliah tepat waktu dan berusaha melakukan sesuatu yang membanggakan orang tuaku kelak.
Tapi,, dakwah kampus mesti tetap berjalan,,,
toh,,, dakwah kampus bukan hanya di lembaga saja...
1 komentar:
Hello. And Bye.
Posting Komentar